Analisis Spasial Risiko Kerentanan Sosial Dan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Di Kecamatan Langgikima

Deriyawan Deriyawan, Djafar Mey, Fitra Saleh

Abstract


Abstrak: Salah satu langkah awal dalam upaya pengurangan risiko bencana banjir dan peningkatan kapasitas terhadap masyarakat adalah dengan pengenalan risiko kerentanan sosial dan pengetahuan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial risiko kerentanan sosial terhadap bencana banjir di Kecamatan Langgikima dan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Langgikima. Penelitian ini menggunakan metode kuesioner, analisis skoring dan overlay union. Hasil dari penelitian ini; (1) peta sebaran risiko kerentanan sosial terhadap bencana banjir di Kecamatan Langgikima terdapat 3 kelas risiko kerentanan yaitu rendah, sedang dan tinggi, dimana untuk kelas rendah berada pada Desa Sarimukti, Alenggo, Tobimeita, Lameruru, sedangkan untuk kelas sedang berada pada Kelurahan Langgikima dan kelas tinggi berada pada Desa Poloraindah, Pariama dan Molore. (2) Tingkat pengetahuan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Langgikima memiliki satu kelas rendah. Kata Kunci: Analisis Spasial, Kerentanan Sosial Terhadap Bencana Banjir

Kata Kunci: Analisis Spasial, Kerentanan Sosial Terhadap Bencana Banjir

DOI: 10.5281/zenodo.3876018


Full Text:

PDF

References


Badan Nasional Penanggulangan Bencana,2015, Parameter dan Indikator Survey Kesiapsiagaan Kelurahah atau Desa, Indonesia. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Konawe Utara, 2018. Indawati., L., 2015, Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Dan Persepsi Masyarakat Terhadap Upaya Pengurangan Dampak Banjir Di Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro [Skripsi]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. Muawanah, A., 2016, Analisis Risiko Kerentanan Sosial Dan Ekonomi Bencana Longsorlahan Di Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung [Skripsi]. Surakarta:Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Peraturan mentri PU No 2 Tahun 2016. Tentang Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh. Sugiyono, 2011, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung : Alfabeta. Yunarto dan Anggun, M.S., 2016, Indeks Kerentanan Sosial Di Wilayah Terdampak Banjir/Rob Di Kawasan Pantai Kota Semarang, Pusat Penelitian Geoteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jagat.v4i1.11918

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33772/jagat.v4i1.11918.g8398

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Alamat Editor:

Jurusan Geografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian 
Jalan H.E.A. Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma, Universitas Halu Oleo

Website:http://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/index
E-mail: jurnal_jagat@uho.ac.id
------------------------------------------------------------------