Konsensus dan Sikap Para Ulama Salaf Kontemporer dalam Melawan Terorisme dan ISIS

Sukring Sukring

Abstract


Tragedi Terorisme dan ISIS memiliki daya rusak yang sangat besar. Semua madzhab fiqih dan para ulama salaf kontemporer secara tegas dan jelas telah menyatakan di banyak pendapat mereka, bahwa yang menghalalkan pembunuhan terhadap muslim adalah kafir dan menganggap mereka sebagai khawarij, sehingga bagi para pelaku teror dengan ciri-ciri yang sama diberlakukan tindakan-tindakan yang diperlukan seperti tindakan yang diberlakukan pada khawarij. Tindakan teror dan pembunuhan dalam banyak dalil-dalil Al-Qur’an dan hadis sangat di larang dan termasuk dosa besar. Teror dan kekerasan dalam konsep Islam tidak dibenarkan tidak satu pemikir dan ulama pun yang menolerir baik di luar Islam maupun dalam tubuh Islam sendiri. akhir-akhir ini teror yang mengatasnamakan Islam mulai merebak kembali seiring munculnya kelompok-kelompok ekstremis/keras yang melakukan atas nama gerakan mendirikan Negara Islam atau ingin mengembalikan kejayaan Islam di masa lampau yaitu penegakan Khilafah Islamiyah (ISIS). Sikap para ulama salaf tegas bahwa Islam harus berlandaskan argumen yang rasional dalam mendirikan suatu tatanan kenegaraan. Ulama mayoritas menolak adanya kekerasan dan teror dalam segala aktivitas yang mengatasnamakan Islam.

Keywords


Konsensus; Ulama Salaf; Terorisme; ISIS

Full Text:

PDF

References


Aini, Badr Al-Din, Al-Umdah Al-Qari Syarh Shahih Al-Bukhari, Beirut: Dar Ihya Al-Turats Al-Arabi, tt.

Akaha, Abdul Zulfidar, Terorisme Konspirasi Anti Islam, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2005.

Al-Bani, Muhammad Nashir Al-Din. Al-Ahaīis Al-Shahīhah. Riyadh: Dra Al-Wathan, 1999.

Al-Khalā, HR., Al-Sunan, tt.

Al-Syāfi’i, Muḫammad bin Idris, Al-Umm, Beirut: Dār Al-kutub Al-Ilmiyyah, tt.

Bukhari, Abu Abdi Allah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah, Al-Jami Al-Shahih, Beirut: Dar Ibnu Katsir, 1987.

Fauzan, Shalih bin Fauzan, Al-Jihad Dhawabithuhu Al-Syar”iyyah, tt.

Ḫanifah, Abū, Al-Figh Al-Al-Absath, (Zāhid Al-Kausar dalam Majmū Al-Aqidah wa ‘lim Al-kalām, tt.

Husain, Fahd, Al-Fatawa Al-Syar’iyyah Al-Qadiyyah Al-Syar’Iyyah, tt.

Muladi, Demokrasi HAM dan Reformasi Hukum di Indonesia, Jakarta: RajaGrafindo, 2002.

Mustofa, Muhammad, “Memahami Terorisme: Suatu Perspektif Kriminolog”, Jurnal Kriminologi Indonesia, Jakarta: FISIP UI, 2002.

Saḫrūn, Al-Mudawwamah Al-Kubrā, tt.

Salenda, Kasjim, “Terorisme dalam Perspektif Hukum Islam”, Ulumuna, Volume XIII, Nomor 1, Juni 2009.

Ul-Qadri, Muḫammad Tahir, Fatwa Tentang Terorisme dan Bom Bunuh Diri, Jakarta: Minhaj-Ul-Quran, 2010.




DOI: http://dx.doi.org/10.33561/holrev.v3i1.6018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Halu Oleo Law Review

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



HALU OLEO LAW REVIEW (ISSN: 2548-1762 | e-ISSN: 2548-1754)
has been covered by the following indexers:

BASE (Bielefeld Academic Search Engine) Indonesia OnesearchGarba Rujukan Digital (Garuda) Google Scholar SINTA Scilit
 OpenAIRE WorldCat PKP IndexJurnal HukumOnline.com