Formulasi Kebijakan Hukum Pidana tentang Rehabilitas dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Supriyadin Supriyadin, Herman Herman, Handrawan Handrawan

Abstract


Artikel tentang formulasi kebijakan hukum pidana tentang rehabilitasi dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika, membahas tentang bentuk tindak pidana narkotika yang umum dikenal antara lain adalah, penyalahgunaan melebihi dosis, pengedaran narkotika, dan jual beli narkotika. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Rehabilitasi Pengguna dalam sistem hukum di Indonesia. 2) Formulasi Rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkotika dalam kebijakan hukum yang akan datang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif. Bahan hukum primer yang terinventarisasi terlebih dahulu di sistematisasikan sesuai dengan substansi yang di atur dengan mempertimbangkan relevansinya terhadap rumusan masalah dan tujuan penelitian. Rehabilitasi terhadap pecandu dan penyalahgunaan telah diatur dalam Pasal 54 jo Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan undang-undang pendukung lainnya serta dalam hal formulasi kata wajib merupakan rujukan dalam menentukan pecandu dan penyalahgunaan narkotika harus direhabilitasi. 


Keywords


Kebijakan Formulasi; Rehabilitasi; Tindak Pidana Narkotika.

Full Text:

PDF

References


Buku

Muladi. Lembaga Pidana Bersyarat. Bandung: Alumni. 2002.

Hanafi, Jahid. Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Tindak Pidana Pecandu Narkotika, Skripsi, Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Kalijaga. 2013.

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Situs Internet

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Wajib, KBBI Daring https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/Wajib, diakses pada tanggal 9 Februari 2019.

Investor Daily Indonesia, Pengguna Narkoba Capai 1,77% Penduduk, Kerugian Rp 84,7 Triliun, Investor Daily Indonesia, https://investor.id/archive/pengguna-narkobacapai-177-penduduk-kerugian-rp-847-triliun, 19 Maret 2018, diakses pada tanggal 9 Februari 2019.

Priyasmoro, Muhammad Radityo, BNN: Pemakai Narkoba di Indonesia Capai 3,5 Juta Orang pada 2017, Liputan6, https://www.liputan6.com/news/read/3570000/bnn-pemakai-narkoba-di-indonesia-capai-35-juta-orang-pada-2017, 26 Juni 2018, diakses pada tanggal 9 Februari 2019.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/holresch.v1i2.6209

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33772/holresch.v1i2.6209.g4941

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Halu Oleo Legal Research

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

HALU OLEO LEGAL RESEARCH (E-ISSN: 2657-0017)
has been covered by the following indexers:

BASE (Bielefeld Academic Search Engine) Google ScholarOpenAIRE   
      
      
  


About license:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Kampus Abdullah Silondae, Jl. Mayjend S. Parman, Kel. Lahundape, Kemaraya, Kendari, 93232
Telepon (0401) 3127180, Fax (0401) 3127187, Surat-e: pps_unhalu@yahoo.com.