FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS POLEANG UTARA KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2019

Widyawati Widyawati, Asnia Zainuddin, Junaid Junaid

Abstract


Tujuan penelitian ini yaitu; untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu, pekerjaan orang tua, hubungan sosial dan budaya daerah setempat, dukungan keluarga, serta dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian  ASI  eksklusif  pada  bayi  usia  0-6  bulan.  Jenis  penelitian  ini  berbentuk  kuantitatif  dengan  desain penelitian cross sectional di wilayah kerja Puskesmas Poleang Utara Kabupaten Bombana pada bulan Maret-April tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 7 sampai 12 bulan yang pernah mengunjungi Puskesmas Poleang Utara Kabupaten Bombana, dan besar sampelnya adalah 32 orang, yang dihitung menggunakan rumus besar sampel berdasarkan jenis data proporsi pada populasi yang telah diketa hui jumlahnya (populasi finit). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan ibu, pekerjaan orang tua, sosial budaya daerah setempat, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan, formulir persetujuan menjadi responden dari peneliti dan informed consent, alat dokumentasi berupa  kamera  atau  handphone  berkamera,  komputer  dan  kalkulator,  alat  tulis,  dan  software program pengolahan data. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari 2 langkah yaitu; analisis data univariat dan analisis data bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara variabel pengetahuan Ibu, variabel pekerjaan orangtua, variabel sosial dan budaya terhadap pemberian ASI eksklusif. Sementara itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara variabel dukungan keluarga dan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan diwilayah kerja Puskesmas Poleang Utara tahun 2019

Full Text:

PDF

References


WHO. (2011).Pengertian ASI Eksklusif. Jakarta: World Health Organization

UNICEF. (2012). Mari jadikan ASI eksklusif prioritas nasional. Pusat Media UNICEF. Diakses: 20 April 2016. http://www.unicef.org/indonesia/id/ media_19265.html

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia (2012). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI, 2012.

RISKESDAS, (2010). Cakupan ASI Ekslusif Di Dunia Dan Indonesia, http:// RISKESDAS / 2013 / 001/ cakupan ASI ekslusif di dunia dan Indonesia//.html. diperoleh tanggal 29 April 2013 Judarwanto, (2010),

Mardalena. (2017). Dasar-dasar Ilmu Gizi dalam Keperawatan: Konsep dan Penerapan Pada Asuhan Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Notoatmodjo Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoat-modjo, S.2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta :Rineka Cipta.

Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara. (2018).

Wardhani A. (2013). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Penyakit Alergi pada Anak. [Skripsi Ilmiah]. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

Utari AP., Roosita K., Rizal M., Damanik M. (2013). Pengetahuan Gizi, Keluhan Kesehatan, Kondisi Psikologis, Dan Pola Pemberian ASI Ibu Postpartum. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(3):187-192, November 2013.

Anggorowati dan Fita N. (2013). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Desa Bebengan Kecamatan Boja Kendal. Jurnal Keperawatan Maternitas, 1(1): 1-8, Mei 2013.

Febriyanti, R., dan Dwi, E. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Desa Gilang Taman Sidoarjo. Jurnal Keperawatan. [e- journal] 2014/2015: pp 7-10.

World Health Organization. (2016). Breastfeeding: Only 1 in 5 Countries Fully Implement WHO’s Infant Formula Code. Diakses: 18 April 2016. http://www.who.int/mediacentre/news/releases/2013/world_breastfeeding_week_20 130730/en/

World Health Organization. (2016). Infant and Young Child Feeding. Diakses: 9 April 2016.http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs342/en/.

Mekuria, G & Edris, M (2015). Exclussive breastfeeding and associated factors among mothers in Debre Markos, Northwest Ethiopia: a cross-sectional study. (International Breastfeeding Journal. 10 (1). doi:10.1186/s13006- 014-0027-0.

Sriningsih, I, (2011). Faktor Demografi, Pengetahuan Ibu Tentang ASI dan Pemberian ASI Ekslusif. Jurnal Kesehatan Masyarakat 6(2) 100-106

Okawary Ory, Sugiyanto, Yuni Purwati. (2015). Hubungan Status Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Seyegan Sleman Yogyakarta. Naskah Publikasi.

Kurniawan, B. (2013). Determinan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol. 27 (4), Agustus 2013.

Yuliandarin, EM. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Kelurahan KotaBaru Kecamatan Bekasi Barat tahun 2009. Skripsi. Program Studi Promosi Kesehatan. FKM UI. Jakarta. Diakses 20 Desember 2015.

Rhosliana. (2011). Hubungan Sosial Budaya dengan Pemberian ASI pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Keruak Kabupaten Lombok Timur Tahun 2011 Diakses pada tanggal 14 Maret 2016.

Rayuni. (2010). Aspek Budaya Dalam Pemberian ASI Eksklusif Dikelurahan Bubulak Kota Bogor Tahun 2010.

Afifah. (2009). Buku Pintar Merawat Bayi. Yogyakarta: Nuha Medika

Ria Novita Setyorini et al. (2017). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemberian Air Susu Ibu (Asi) Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Pegandan Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. (E Joernal Volume 5, Nomor 3, Juli 2017 (Issn: 2356-3346).

Haryono R dan Setianingsih S. (2014). Manfaat ASI Eksklusif untuk Buah Hati Anda. Yogyakarta: Gosyen Publishing


Refbacks

  • There are currently no refbacks.