STUDI EKSPERIMENTAL PEMBUATAN BIOETANOL HASIL FERMENTASI BERAS KETAN PUTIH, KETAN HITAM DAN SINGKONG

Rachmat Subagyo, Arry Eko Pristiwanto, Muchsin Muchsin

Abstract


Krisis energi sudah dirasakan oleh beberapa negara, kelangkaan bahan bakar harus segera diatasi. Banyak negara-negara di eropa sudah mulai menggunakan bahan bakar alternatif yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Beras ketan dan singkong dapat diubah menjadi bioetanol dengan metode fermentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan cara fermentasi kemudian melakukan destilasi untuk memperoleh bioetanol. Hasil bioetanol kemudian dideteksi untuk mencari optimasi waktu fermentasi yang tepat, pengujian dengan Pen refractometer dan Gas Chromatography. Hasil penelitian penambahan massa ragi dari 5-15 gram terbentuk kadar etanol yang semakin meningkatan dari 3,5-18,5 %, hal ini menunjukkan penambahan jumlah ragi berpengaruh signifikan terhadap hasil fermentasi bioetanol. Pengaruh ketidakstabilan mikroba yang mengurai karbohidrat menjadi etanol, saat fermentasi mengakibatkan terbentuknya senyawa-senyawa asam. Hal ini yang menyebabkan penambahan massa ragi tidak signifikan terhadap hasil fermentasinya. Waktu fermentasi yang optimal terjadi pada hari ke-4 dengan jumlah waktu 96 jam. Hasil Uji Gas kromatografi dua bahan memenuhi syarat SNI yaitu: Hasil fermentasi Ketan Putih dan Singkong.

Full Text:

PDF

References


Senam, 2009, Prospek Bioetanol Sebagai Bahan Bakar yang

Terbarukan dan Ramah Lingkungan, Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 16 Mei 2009.

Diah Restu Setiawati, Anastasia Rafika Sinaga, Tri Kurnia Dewi, 2013, Proses Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok, Jurnal Teknik Kimia No. 1, Vol. 19, Januari 2013.

Wusnah, Samsul Bahri, Dwi Hartono, 2016, Proses Pembuatan Bioetanol dari Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata B.C) secara Fermentasi, Jurnal Teknologi Kimia Unimal 5:1 (2016) 57-65.

Rosa Devitria, Dini Fatmi, 2018, Produksi Bioetanol Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Isolat Bakteri dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu Riau, Human Care, e-ISSN:2528-66510;Volume 3;No.2(June,2018): 90–93.

Yuana Susmiati, 2018, Prospek Produksi Bioetanol dari Limbah Pertanian dan Sampah Organik, Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Volume 7 Nomor 2: 67-80 (2018).

Murniati, Sri Seno Handayani, Dwi Kartika Risfianty, 2018, Bioetanol dari Limbah Biji Durian (Durio zibethinus), J. Pijar MIPA, Vol. 13 No.2, September 2018: 155 – 160.

Sukaryo dan Sri Subekti, 2017, Bioetanol dari Limbah Biji Alpokat di Kabupaten Semarang, Jurnal Neo Teknika Vol 3. No. 1, Juni 2017, hal. 29-34.

Bambang Trisakti, Yustina br Silitonga, Irvan, 2015, Pembuatan Bioetanol dari Tepung Ampas Tebu Melalui Proses Hidrolisis Termal dan Fermentasi Serta Recycle Vinasse (Pengaruh Konsentrasi Tepung Ampas Tebu, Suhu dan Waktu Hidrolisis), Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 4, No. 3 (September 2015).

Maswati Baharuddin, Sappewali, Karisma, Jeni Fitriyani, 2016, Produksi Bioetanol dari Jerami Padi (Oryza sativa L.) dan Kulit Pohon DAO (Dracontamelon) Melalui Proses Sakarifikasi dan Fermentasi Serentak (SFS), Chimica et Natura Acta Vol.4 No.1, April 2016:1-6.

Ina Winarni, T. Beuna Bardant, 2015, Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kayu Sengon (Falcataria moluccana (Miq.) Barneby & J.W. Grimes) Dengan Metode Substrat Konsentrasi Tinggi, jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 35 No. 4, Desember 2017: 231-242.

Garvin Chandra, Bernardus Boy Rahardjo Sidharta, Fransiskus Sinung Pranata, 2017, Produksi Bioetanol dengan Filtrat Kulit Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) Menggunakan Teknik Imobilisasi Berulang Sel Saccharomyces cerevisiae, Universitas Atma Jaya Yogyakarta Fakultas Teknobiologi Program Studi Biologi Yogyakarta, 2017.

Rachmat Subagyo, Imam Ahdy Saga, 2019, Pembuatan Bioetanol Berbahan Baku Kulit Singkong dan Kulit Nanas dengan Variasi Massa Ragi, SJME KINEMATIKA VOL.4 NO.1, 1 JUNI 2019, pp 1 -14.

Rodiah Nurbaya Sari, Bagus Sediadi Bandol Utomo, Armansyah H. Tambunan, 2014, Kondisi Optimum Produksi Bioetanol dari Rumput Laut Coklat (Sargassum duplicatum) menggunakan Trichoderma viride dan Pichia angophorae, JPB Perikanan Vol. 9 No. 2 Tahun 2014: 121–132.

Saniha Adini, Endang Kusdiyantini dan Anto Budiharjo, 2015, Produksi Bioetanol Dari Rumput Laut dan Limbah Agar Gracilaria sp. dengan Metode Sakarifikasi Yang Berbeda, BIOMA, Desember 201 5 ISSN: 1410-8801 Vol. 16, No. 2, Hal. 65 – 75.

Arifwan, Erwin, Rudi Kartika, 2016, Pembuatan Bioetanol dari Singkong Karet (Manihot Glaziovii Muell) dengan Hidrolisis Enzimatik dan Difermentasi Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae, Jurnal Atomik., 2016, 01 (1) hal 10-12.

Herlina, Aceng Ruyani, Zamzaili, Budiyanto, 2019, Studi Potensi Talas Liar sebagai Sumber Bioetanol dan Implementasinya pada Pembelajaran Biologi, PENDIPA Journal of Science Education, 2019: 3 (1 ), 28-32.

Hasanah, H., 2008. Pengaruh Lama fermentasi Terhadap Kadar Alkohol Tape Ketan Hitam (Oryza sativa L var forma glutinosa ) dan Tape Singkong (Manihot utilissima Pohl). 16 Februari 2018.

Muhammad Khak, Rini Nuraini Rohmatningsih, Purwito, 2014, Optimalisasi Fermentor untuk Produksi Etanol dan Analisis Hasil Fermentasi Menggunakan Gas Chromatografi, Jurnal Matematika, Saint, dan Teknologi, Volume 15, Nomor 1, Maret 2014, 12-20.

Agustin Krisna Wardani, Fenty Nurtyastuti Eka Pertiwi, 2013, Produksi Etanol dari Tetes Tebu oleh Saccharomyces cerevisiae Pembentuk Flok (NRRL – Y 265), AGRITECH, Vol. 33, No. 2, MEI 2013.

Andrie Yeremia Marchelino Simanjuntak, Rachmat Subagyo, 2019, Analisis Hasil Fermentasi Pembuatan Bioetanol dengan Variasi Waktu Menggunakan Bahan (Singkong, Beras Ketan Hitam dan Beras Ketan Putih), SJME KINEMATIKA VOL.4 NO.2, 1 DESEMBER 2019, pp 79-90.

Arry Eko Pristiwanto, Rachmat Subagyo, 2019, Analisis Hasil Fermentasi Pembuatan Bioetanol dengan Variasi Massa Ragi menggunakan Bahan (BerasKetan Hitam, Beras Ketan Putih dan Singkong), ROTARY Volume 01 No. 02 September 2019 (pp: 157-172).

Mira Amalia Hapsari, dkk, 2012. Pembuatan Bioetanol dari Singkong Karet (Manihot glaziovii) untuk Bahan Bakar Kompor Rumah Tangga Sebagai Upaya Mempercepat Konversi Minyak Tanah ke Bahan Bakar Nabati. 12 Desember 2018.

I Wayan Arnata; A.A.M. Dewi Anggreni, 2013, Rekayasa Bioproses Produksi Bioetanol dari Ubi Kayu dengan Teknik Ko-Kultur Ragi Tape dan Saccharomycescerevisiae, AGROINTEK Volume 7, No.1 Maret 2013.

Cicik Herlina Yulianti, 2014. Uji Beda Kadar Alkohol Pada Tape Beras, Ketan Hitam dan Singkong. 16 Februari 2018.

Fardiaz. 1998. Mikrobiologi Pangan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 16 Maret 2018.

Badan Standarisasi Nasional (BSN). 2012, Rancangan Standar Nasional Indonesia. Jakarta. 8 maret 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/djitm.v11i2.11579

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.