Pelatihan Swakriya Dengan Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Benda Fungsional Sebagai Upaya Kemandirian Ekonomi

Dessy Putri Wahyuningtyas, Sulistya Umie Ruhmana Sari, Siti Ma’rifatul Hasanah

Abstract


Swakriya atau yang sering kita kenal dengan DIY (do it yourself) memungkinkan seseorang untuk membuat atau memodifikasi sesuatu sendiri dengan bahan yang ada di sekitarnya. Banyak industri kreatif saat ini memanfaatkan barang bekas sebagai benda yang bernilai jual tinggi karena bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Bahkan swakriya berkembang dalam berbagai pelatihan membuat kreasi kerajinan, daur ulang hingga produk rumah tangga (handmade). Sehingga tujuan pelatihan swakriya di kelurahan Kebonsari untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif dari barang bekas menjadi benda fungsional. Metode kaji yang digunakan adalah PAR (Participatory Action Research) yang dimulai dari analisis permasalahan dan kebutuhan di wilayah kelurahan kebonsari, kemudian merencanakan pelatihan sebagai upaya kemandirian ekonomi, setelah itu melakukan tindakan berupa pelatihan swakriya dari barang bekas menjadi benda fungsional, dan tahap akhirnya yaitu evaluasi dan refleksi. Produk akhir dari pelatihan ini adalah rak dari kardus bekas, jilbab jumput, dan vas bunga. Produk tersebut nantinya sebagai modal usaha masyarakat kelurahan kebonsari

Keywords


barang bekas; benda fungsional; kemandirian ekonomi; swakriya

Full Text:

Download File

References


Azwar, B. (2013). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Niat Kewirausahaan (Entrepreneurial Intention). Studi Terhadap Mahasiswa Universitas Islam Negeri SUSKA Riau. Jurnal Menara, 12(1), 12-22.

Creswell, J. W. & Creswell, J. D. (2018) Research and Design Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. California: Thousand Oaks.

Fox, S. (2014). Third Wave Do-It-Yourself (DIY): Potential For Prosumption, Innovation, And Entrepreneurship By Local Populations In Regions Without Industrial Manufacturing Infrastructure. Technology in Society, 39, 18-30. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2014.07.001

Frinces, Z. H. (2012). Pentingnya Profesi Wirausaha di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(1), 34-57. https://doi.org/10.21831/jep.v7i1.576

Hadi, M.F., Darwin, R., Wadiarsih, D., Hdayat, M., Murialti, N., & Asnawi, N. (2017). Pemanfaatan Barang-Barang Bekas Yang Bernilai Ekonomi Bagi Peningkatan Produktivitas Jiwa Entrepreneur Ibu Rumah Tangga RT.01/RW.12 Desa Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir. Jurnal Pengabdian Untuk Mu negeRI, 1(2), 42-47. https://doi.org/10.37859/jpumri.v1i2.232

Hadiyati, E. (2011). Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh Terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 13(1), 8-16. https://doi.org/10.9744/jmk.13.1.8-16

Hamdan, H. (2018). Industri 4.0: Pengaruh Revolusi Industri Pada Kewirausahaan Demi Kemandirian Ekonomi. Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis, 3(2), 1-8. https://doi.org/10.29407/nusamba.v3i2.12142.

Hendro (2011) Dasar-Dasar Kewirusahaan. Jakarta: Erlangga.

Junaidi, & Zulgani. (2011). Peranan sumberdaya ekonomi dalam pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, 3, 27-33.

Kementrian Perdagangan. (2013). Analisis Peran Lembaga Pembiayaan Dalam Pengembangan UMKM. Jakarta: Pusat Kebijakan Perdagangan Dalam Negeri.

Mulyana, & Sutapa. (2014). Peningkatan Kapabilitas Inovasi, Keunggulan Bersaing dan Kinerja melalui Pendekatan Quadruple Helix: Studi Pada Industri Kreatif Sektor Fashion. Jurnal Manajemen Teknologi, 13(3), 304-321. http://dx.doi.org/10.12695/jmt.2014.13.3.5

Rognoli, V., Garcia, C.A., & Parisi, S. (2015). The material experiences as DIY-Materials: Self production of wool filled starch based composite (NeWool). Making Futures Journal, 4.

Saragih, R. (2017). Membangun USAha Kreatif, Inovatif dan Bermanfaat melalui Penerapan Kewirausahaan Sosial. Jurnal Kewirausahaan, 3(2), 26-34.

Setyoko, A. (2012). Barang Bekas Sebagai Bahan Berkarya Seni Kriya Di Komunitas Tuk Salatiga: Proses Dan Nilai Estetis. Arty: Journal of Visual Arts, 1(1), 1-6.

Sidik, F. (2015). Menggali Potensi Lokal Mewujudkan Kemandirian Desa. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 19(2), 115-131. https://doi.org/10.22146/jkap.7962

Suryana. (2015). Kewirausahaan Pedoman Praktis: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Talen, E. (2015). Do-It-Yourself Urbanism: A History. Journal of Planning History, 14(2), 135–148. https://doi.org/10.1177/1538513214549325.

Wolf, M. & McQuitty, S. (2011). Understanding The Do-It-Yourself Consumer: DIY Motivations And Outcomes. AMS Review, 1(3), 154-170. https://doi.org/10.1007/s13162-011-0021-2




DOI: http://dx.doi.org/10.36709/amalilmiah.v1i2.8831

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Amal Ilmiah (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indexed By

Smiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley faceSmiley face

About license:
 
Creative Commons License
Amal Ilmiah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat by http://ojs.uho.ac.id/index.php/amalilmiah was distributed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Penerbit
FKIP Universitas Halu Oleo

Alamat Redaksi
Perpustakaan FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari Sulawesi Tenggara, Email: amal.ilmiah@uho.ac.id

Support Contact (WhatsApp)

  1. Salim (085341614860)
  2. Wahyudin Madil (085241992223)