KEPADATAN DAN KEANEKARAGAMAN FAMILI FUNGIDAE DI PERAIRAN DESA BUTON, KABUPATEN MOROWALI

Tenri Mira, Baru Sadarun, . Rahmadani

Abstract


Famili fungidae merupakan salah satu jenis karang yang hidup soliter atau membentuk koloni dan mampu hidup di berbagai macam substrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menghitung kepadatan dan keanekaragaman famili fungidae di Perairan Desa Buton, Kabupaten Morowali. Pengambilan data penelitian  dilaksanakan pada bulan Maret 2019. Stasiun pengambilan data terdiri dari 3 stasiun penelitian. Penentuan stasiun menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan memilih stasiun berdasarkan keberadaan famili fungidae di daerah reef flat dan reef slope. Pengambilan data kepadatan famili fungidae menggunakan metode transek sabuk dengan panjang transek 30 x 2 m. Kepadatan famili fungidae setiap stasiun berkisar antara 0,442-2,183 individu/m2 dengan rata-rata kepadatan yaitu pada daerah reef flat sebesar 1,719 individu/m2 dan pada daerah reef slope sebesar 0,997 individu/m2. Keanekaragaman famili fungidae yang ditemukan adalah 9 spesies dari 5 genera. Spesies dari famili fungudae yang ditemukan diantaranya Ctenactis echinata, Fungia concinna, Fungia fungites, Fungia horrida, Fungia paumotensis, Herpolitha limax, Herpolitha weberi, Podabacia crustacea dan Polyphyllia talpina. Kepadatan famili Fungidae lebih tinggi  di zona reef flat dibandingkan reef slope.

Kata kunci: Famili Fungidae, Kepadatan, Keanekaragaman, Zona Terumbu Karang


Full Text:

PDF

References


Ahmad. 2013. Sebaran Dan Keanekaragaman Ikan Target pada Kondisi dan Topografi Terumbu Karang di Pulau Samatellulompo Kabupaten Pangkep. Skripsi. Program Studi eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Aryono, T, H., Giyanto., Prayudha B., Hafizt M., Budiyanto A., dan Suharsono. 2018. Status Terumbu Karang Indonesia. Puslit Oseanografi-LIPI.

Campbell, Neil A., and Jane B. R. 2010. Biology, Edisi ke-8 jilid ke-3. Ahli Bahasa Tyas Wulandari. Jakarta: Erlangga.

Gittenberger, A., B. T. Reijnen and B. W. Hoeksema. 2011. A molecularly based phylogeny reconstruction of mushroom corals (Scleractinia: Fungiidae) with taxonomic consequences and evolutionary implications for life history traits. Contribution To Zoology. 80:107–132.

Giyanto, Abrar, M., Aryono, T, H., Budiyanto, A., Hafizt, M., Salatulohi, A., dan Yulia, M, I. 2017. Status Terumbu Karang Indonesia. Jakarta : Puslit Oseanografi-LIPI.

Hermanto, B. 2014. Struktur komunitas karang jamur (fungiidae) di perairan Pulau Gangga, Sulawesi Utara. Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia. 40(2):169-179.

Hermanto, B. 2017. Biodiversitas dan Sebaran Karang Jamur (Fungidae) di Perairan Teluk Amurang, Minahasa Selatan. Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 2(3):13-23.

Hoeksema, B. W, and de Voogd, N.J. 2011. on the run: free-living mushroom corals avoiding interaction with sponges. Coral Reefs.

Hoeksema, B. W. 2012. Distribution patterns of mushroom coral (scleractinia: fungiidae) across the Spermonde Shelf, South Sulawesi. The Raffles Bulletin Of Zoology. 60(1): 183-212.

Hoeksema, B. W., E. T. Van Der Meij, and H. J. M. Fransen. 2012. Mushroom Coral As a Habitat. Journal of the Marine Biological Association of the United Kingdom. 92(4): 647–663.

Hoeksema, B. W., and N. J. de Voogd. 2012. On the run: free-living mushroom corals avoiding interaction with sponges. Coral Reefs. 31:455–459.

KLH, 2004. Keputusan menteri negara lingkungan hidup no.51 tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk biota laut. Jakarta. 32 pp.

Kusuma, C., W. Komala, R., Giyanto. 2017. Kondisi, Keanekaragaman dan Bentuk Pertumbuhan Karang di Pulau Kayu Angin Genteng. Kepulauan Seribu. Vol. 13(2): 108-118.

Mampuk, F., Tioho, H., dan Janny, D., K. 2013. Distribusi vertikal dan kepadatan karang fungiidae di Perairan Malalayang. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 1(1): 42-47.

Odum, E. P. 1996. Dasar-dasar Ekologi. Terjemahan Samigan dan B. Srigadi. Gadjah Mada Univ. Press. Jogyakarta.

Souhoka, J & Patty, S. I. 2013. Pemantauan Kondisi Hidrologi dalam Kaitannya dengan Kondisi Terumbu Karang di Perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Platax. Vol. 1(3).

Suharsono. 2008. Jenis-jenis karang di Indonesia. LIPI.

Suharsono. 2017. Jenis-Jenis Karang di Indonesia. Edisi ke-3. LIPI.

Susana, T. 2009. Tingkat Keasaman (pH) dan Oksigen Terlarut Sebagai Indikator Kualitas Perairan Sekitar Muara Sungai Cisadane. Staf Peneliti, Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI. Jakarta.

Souhoka. J. 2009. Kondisi karang batu di perairan Pulau Tanajampea, Kabupaten Selayar. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia, 35 (2): 239-255.

Sahril, S. 2019. Kelimpahan dan Keanekaragaman Famili Fungiidae di perairan Desa Atowatu. Skripsi. Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Halu Oleo. Kendari.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jsl.v5i4.15491

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


E-ISSN : 2503 - 0396