Uji Antibakteri Madu Semut Asal Pulau Semau Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila dan Vibrio alginolitycus

Yuliana Salosso

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri madu semut asal Pulau Semau terhadap bakteri Aeromonas hydrophila dan Vibrio alginolyticus yang merupakan bakteri patogen pada ikan, serta mengetahui kandungan total gula, pH dan kandungan airnya. Uji antibakteri madu semut dilakukan dengan metode cakram pada konsentrasi 75%, 50% dan 25%. Sedangkan kandungan total gula diukur dengan menggunakan spectrofotometer, kandungan air diukur dengan metode Gravimetri dan pH dengan menggunakan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu semut dapat menghambat pertumbuhan bakteri V. alginolyticus dan A. hydrophila dengan zona hambat yang terbesar dihasilkan pada konsentrasi 50%. Kadar air madu semut adalah 26,15%, pH 3,6 dan kandungan total gula 72,25%.

Keywords


Antibakteri, Aeromonas hydrophila, Madu, Vibrio alginolyticus

Full Text:

PDF

References


Adeyemo, R. O., N. Torimiro, S. A. Akinola., S. K.

Lawal., T.O. Abolarinwa., and W.O. Adewoye.

Study on antibacterial efficacy of different

honey types in South Western Nigeria Against

Wound Associated Bacteria. Journal of

Aphyterapy, 2 (1): 15- 19.

Aurongze, M and M. K. Azim. 2015. Antibacterial

activity of natural honey against antibioticresistant bacteria. J. Biochem. Mol. Biol., 48(1):

-21.

Baroni, M.V., Arrua, C., Nores, M.L., Fayé, P.,

Díaz, M.D.P., Chiabrando, G.A. and

Wunderlin, D.A. (2009). Composition of

honey from Córdoba (Argentina):

Assessment of North/South Provenance by

chemometrics. Food Chemistry, 114(1): 727–

Carina, L., V. Soledad and B. Marina. 2014.

Antibacterial activity of honey: A review of

honey around the world. Journal of

Microbiology and Antimicrobials, 6(3): 51-56.

Chayati, I. 2008. Sifat Fisikokimia Madu Monoflora

dari daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa

tengah. Agritech, 28(1): 1 -7

Derebasi. E, Bulut. G, Melek. Col., Guney, Yasar. N,

and Ertork. O, 2014. Physicochemical and

Residue Analysis of Honey from Black Sea

Region of Turkey. Fresenius Env. Bull., 23(1)

Fitrianingsih S.P., A.Khairat dan R. Choestrina.

Aktivitas antibakteri madu Pahit dan Madu

Hitam manis terhadap Escherichia coli dan

Staphylococcus aureus. Jurnal farmasi Galenika,

(2) : 32-37.

Fadhmi, Mudatsir dan E. Syaukani, 2015.

Perbandingan daya Hambat Madu Seulawah

dengan Madu Trumon terhadap Bakteri

Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal

Biotik, 3(1): 9-14.

Ma’ruf M., G. A. Mawaddah, N. N. A. Eriana, F. I.

Swari, S. Aslamiah, dan L Lutpiatina. 2018.

Madu Lebah Kelulut (Trigona spp.) Dalam

Aktifitas Terhadap Bakteri Staphylococcus

aureus Resisten. Jurnal Skala Kesehatan

Politeknik Kesehatan Banjarmasin, 9(1).

Nadhilla N.F. 2014. The Activity of antibacterial

agent of Honey against Staphylococcus aureus.

Artikel Review. Jurnal Majority, 3 (7): 94-101.

Nayik, G.A. dan Nanda, V. (2015). Physicochemical, enzymatic, mineral and colour

characterization of three different varieties of

honey from khasmir valley of India with a

multivariate approach. Polish Journal of Food

and Nutritions Sciences, 65(2): 101–108.

Nanda PB. Radiati LE dan Rosyidi D.2014.

Perbedaan kadar air glukosa dan fruktosa pada

madu. Fakultas Pertenakan Universitas

Brawijaya.

Novitawati, P. A., Minarti, S. dan Junus, M. 2014.

Perbandingan Kadar Air dan Aktivitas Enzim

Diastase Madu Lebah Apis mellifera di Kawasan

Penggembalaan Mangga dan Kawasan

Penggembalaan Karet. Skripsi. Malang:

Universitas Brawijaya.

Hegazi , G. A., F. M. Al Guthami, A. F. M. Al

Gethami, F. M. Abd Allah, A. A. Saleh and E. A.

Fouad. 2017. Potential antibacterial activity of

some Saudi Arabia honey. Veterinary World, 10:

-237.

Johnston M., M. McBride, D. Dahiya, R.

Owusu-Apenten

and P. S. Nigam. 2018.

Antibacterial activity of Manuka honey and its

components: An overview. AIMS

Microbiology, 4(4): 655–664.

Parwata, O. A., K. Ratnayani., dan Ana Listya.

Aktivitas Antiradikal Bebas Serta Kadar

Beta Karoten Pada Madu Randu (Ceibapentandra) Dan Madu Kelengkeng (Nephelium

longata L.). Jurnal Kimia, 4(1): 54-62.

Ramalivhana JN, Obi CL, Samie A, Iweriebor BC,

Uaboi-Egbenni P, Idiaghe J.E. and Momba M.

N. B. 2014. Antibacterial activity of honey and

medicinal plant extracts against Gram negative

microorganisms. African Journal of

Biotechnology, 13(4): 616-625.

Rio Y.B.P., A. Djamal dan Asterina. 2012.

Perbandingan Efek antibakteri Madu Asli Sikabu

dengan Madu Lubuk Minturun terhadap

Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

secara in Vitro. Jurnal Kesehatan Andalas,1(2):

-62

Salosso, Y. 2017. Aktivitas Antibakteri Madu Timor

Terhadap Bakteri Aeromonas hydropilla dan

Vibrio alginolyticus. Jurnal Media Exacta.

Stratev, D., I. Vashin, R. Balkanska, D. Dinkov.

Antibacterial Activity of Royal Jelly And

Rape Honey Against Aeromonas hydrophilla

(Atcc 7965). Journal of Food and Health

Science, 1(2): 67-74




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jsipi.v3i2.9979

Refbacks

  • There are currently no refbacks.