Perbandingan Pertumbuhan Fragmen Karang Acropora sp. yang Ditransplantasi Menggunakan Metode Ikat dan Metode Gantung

Ahmad Mustafa, Dedy Oetama, Azwar Sidiq

Abstract


Motivasi penelitian ini adalah untuk menemukan metode transplantasi yang tepat bagi budidaya karang hias. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup fragmen karang yang ditransplantasi menggunakan metode ikat dan gantung. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017 sampai 2019 di perairan Labuan Beropa Kabupaten Konawe Selatan. Pada metode ikat fragmen karang diikat pada tonjolan rangka besi media transplantasi yang telah disiapkan, sedangkan pada metode gantung fragmen karang digantung pada rangka media transplantasi. Fragmen karang yang diuji pada Tahun pertama (F1) berasal dari koloni alami, tahun kedua (F2) dari koloni hasil transplantasi tahun pertama dan tahun ketiga (F3) dari koloni hasil transplantasi tahun kedua. Parameter yang diamati adalah tingkat pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukan bahwa Rata-rata pertambahan panjang fragmen karang yang ditransplantasi dengan metode ikat dalam 6 bulan adalah 51,9 mm hingga 58,9 mm, sedangkan pada metode gantung adalah 41,6 mm sampai 76,6 mm. Tingkat pertumbuhan fragmen karang F1 dan F2 lebih tinggi pada metode gantung sedangkan pada fragmen F3 pertumbuhan lebih tinggi pada metode ikat. Tingkat kelangsungan hidup fragmen karang menggunakan metode gantung berkisar 82,61% - 100%, sedangkan pada metode ikat berkisar 51,61- 82,93%.


Keywords


Acropora, karang, kelangsungan hidup, pertumbuhan, transplantasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jsipi.v4i1.11527

Refbacks

  • There are currently no refbacks.