ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DENGAN METODE LONG LINE DAN RAKIT JARING APUNG DI PANTAI LAKEBA KOTA BAUBAU SULAWESI TENGGARA

. Sumarni, La Onu La Ola, Roslindah Daeng Siang, Ma'ruf Kasim

Abstract


Usaha budidaya rumput laut dengan menggunakan metode long line banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir. Metode rakit jaring apung mulai digunakan oleh masyarakat pesisir khususnya yang ada di Pantai Lakeba Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya rumput laut dengan metode long line dan rakit jaring apung di Pantai Lakeba Kelurahan Katobengke Kota Baubau. Analisis yang digunakan R/C Ratio, B/C Ratio, BEP, dan Payback Period. Hasil penelitian menunjukkan  diperoleh nilai R/C  Ratio pada metode long line sebesar 2,9 dan metode rakit jaring apung sebesar 4,1, nilai B-C  Ratio sebesar 12 dan  nilai BEP pada metode long line akan mencapai titik impas ketika penjualan rumput laut kering sebanyak 351 kg atau dengan nilai penjualan rumput laut kering mencapai Rp3.541.161, sedangkan  metode rakit jaring apung akan mencapai titik impas ketika penjualan rumput laut kering sebanyak 246 kg atau dengan nilai penjualan rumput laut kering mencapai Rp2.457.069. Nilai paybackperiod  pada metode long line sebesar  0,26 dan metode rakit jaring apung sebesar 0,27. Usaha budidaya rumput laut dengan menggunakan metode rakit jaring apung lebih layak untuk dijalankan serta memberikan keuntungan yang lebih tinggi kepada pembudidaya rumput laut.

Kata Kunci: Metode long line,  kelayakan usaha, rakit jaring apung, rumput laut

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v1i2.6813

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2502-664X