ANALISIS EFISIENSI BIAYA DAN KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA IKAN KUWE MENGGUNAKAN KERAMBA JARING TANCAP DI DESA MEKAR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE

Muh. Hamsah, La Onu La Ola, Wa Ode Piliana

Abstract


ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji besaran biaya yang dikeluarkan dan  efisiensi biaya  dalam menghasilkan setiap 1 Kg Ikan Kuwe (Caranx sp.) dan keuntungan yang diperoleh para pelaku usaha budidaya.  Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2019 di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Budidaya Ikan Kuwe adalah mata pencaharian sampingan dari nelayan di desa  ini.  Populasi dalam penelitian ini adalah pembudidaya Ikan Kuwe yang menggunakan karamba tancap yang berjumlah 18 orang. Populasi dikelaskan berdasarkan jumlah kotak keramba menggunakan metode klaster yakni responden yang mempunyai 1, 2, 3 dan 4 kotak keramba. Selanjunya sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling sehingga jumlah sampel pada penelitian ini diperoleh sebanyak 4 responden yang mewakili masing-masing kelas. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisis efisiensi biaya dan keuntungan dilakukan untuk satu siklus panen yaitu 9-11 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh pelaku usaha budidaya Ikan Kuwe untuk setiap 1 kg Ikan Kuwe yang menggunakan 3 kotak keramba sebesar Rp37.692/Kg/siklus, 2 kotak keramba sebesar Rp31.593/Kg/siklus, 1 kotak keramba sebesar Rp32.249/Kg/ siklus dan 4 kotak keramba sebesar Rp36.784/Kg/siklus. Keuntungan usaha budidaya Ikan Kuwe dengan menggunakan 1 kotak keramba jaring tancap persiklus budidaya adalah sebesar Rp4.553.978, 2 kotak sebesar Rp6.442.332, 3 kotak sebesar Rp4.437.813, dan 4 kotak sebesar Rp6.607.887. Dari hasil penelitian bahwa pelaku usaha budidaya Ikan Kuwe yang efisien adalah 2 kotak dan paling menguntungkan adalah menggunakan 4 kotak keramba persiklus usaha budidaya.

 

Kata Kunci : Efisiensi Biaya, Ikan Kuwe, Keuntungan, Keramba Jaring Tancap


Full Text:

PDF

References


Arnia, La Ola L.O & A N. 2017. Analisis pendapatan usaha keramba jaring tancap di Kelurahan Petoaha Kecamatan Abeli Kota Kendari. Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan, 2(1): 1-8.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2017. Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Angka.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2018. Kabupaten Konawe dalam Angka.

Bawia J., Runtung S.V., & Andaki J.A. 2015. Analisis finansial usaha budidaya Ikan Kuwe (Caranx sp) keramba jaring tancap di Kelurahan Batulubang Kota Bitung. Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan, 3(5): 259-264.

Faried W. 1991. Ekonomi makro. BPFE UGM. Jakarta.

Febriansyah E., Sri D.N. & Fathoni Z. 2018. Pengaruh program desa mandiri pangan dalam meningkatkan pendapatan usahatani. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 21(1): 1-9.

La Ola L.O. 2014. Efisiensi biaya produksi dan daya saing komoditi perikanan laut di pasar lokal dan pasar ekspor. Jurnal Bisnis Perikanan. 1(1): 39-50.

La Ola L.O. 2017. Ekonomi produksi perikanan: jilid 1. Penerbit Andi Yogyakarta. Yogyakarta.

Passaribu A.M & Djumran Y.A. 2005. Perencanaan dan evaluasi proyek perikanan. Lephas Hasanuddin University Press. Makassar.

Pradana S., Saerang D.P.E. & Runtu T. 2014. Perhitungan harga pokok produksi dalam penentuan harga jual pada CV. Minahasa Mantap Perkasa. Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi, 14(2): 70-80.

Rahardja P. 2011. Pengantar ilmu ekonomi. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.

Setyorini, Suherman A., & Triarso I. 2009. Analisis perbandingan produktivitas usaha penangkapan ikan rawai dasar (bottom set long line) dan cantrang (boat seine) di Juwana Kabupaten Pati. Jurnal Saintek Perikanan, 5(1): 7-14.

Sukirno S. 2010. Makroekonomi “teori pengantar”. Penerbit PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

UU Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i1.19116

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2502-664X