TRADISI KAMPANAA DALAM PERNIKAHAN ETNIS OMBONOWULU DI DESA SANGI-SANGI KECAMATAN LAONTI KABUPATEN KONAWE SELATAN

La Ata, La Niampe, La Aso

Abstract


Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mendeskripsikan prosesi tradisi kampanaa dalam pernikahan etnis Ombonowulu di Desa Sangi-Sangi Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan; (2) untuk menganalisis makna tradisi kampanaa dalam pernikahan etnis Ombonowulu di Desa Sangi-Sangi Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan. Tekhnik pengumpulan data digunakan dengan cara: (1) observasi partisipan; (2) wawancara mendalam dan (3) studi dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: (1) pengumpulan data; (2) reduksi  data; (3) penyajian data dan (4) menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa prosesi tradisil kampanaa dilaksanakan dua tahap : (1) Tahap pertama dilaksanakan pada saat pelamaran atau biasa disebut adat kecil, dengan uang adat 2 boka atau senilai Rp.48.000-. Uang adat tahap pertama dibagi dua, yaitu satu bagian diberikan kepada pihak perempuan dan satu bagian lagi diberikan kepada tokoh-tokoh adat.Pembagian uang adat tahap pertama merupakan kesaksian pihak keluarga perempuan dan tokoh-tokoh adat bahwa perempuan telah sah dilamar. (2) Tahap kedua dilaksanakan pada saat pernikahan atau biasa disebut adat besar, dengan uang adat 7 boka 2 suku atau senilai Rp.384.000.-. Pada tahap kedua, uang adat dibagi tiga, yaitu satu bagian diberikan kepada tokoh-tokoh adat, sedangkan dua bagian diberikan kepada pihak perempuan.Pembagian uang adat tahap kedua bertujuan sebagai kesaksian keluarga pihak perempuan dan tokoh-tokoh adat bahwa yang menikah telah selesai melaksanakan adat dan telah sah dinikahkan dimata adat. Makna simbolik yang terkandung dalam tradisi kampanaa yaitu : (1) Kain putih dimaknai sebagai awal manusia dilahirkan di dunia dalam keadaan bersih, dalam hal ini bersih dari dosa sebagimana halnya kain putih dalam keadaan putih dan bersih; (2) wadah yang persegi empat dimaknai sebagai bentuk tubuh manusia,di mana tubuh manusia terdapat empat bagian yaitu muka, belakang, samping kanan dan samping kiri; (3) Buah pinang dimaknai sebagai jantung manusia; (4) Gambir yang berwarna mera dimaknai sebagai darah; (5) Daun siri dimaknai sebagai bentuk tulang rusuk manusia.

Kata kunci: Tradisi Kampanaa, Makna Simbolik, Etnis Ombonowulu 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.