MENGEMBANGKAN MOTORIK SISWA MELALUI STRATEGI PRP PADA PEMBELAJARAN SENI TARI MONDOTAMBE DI KELAS IV SDN 1 ORAWA KABUPATEN KOLAKA TIMUR

Meriyanti; Zalili Sailan; Aris Badara

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ada sekolah yang tidak mengajarkan pendidikan seni tari ke dalam kegiatan belajar mengajar. Seni tari tidak diajarkan karena berbagai macam kendala salah satunya tidak adanya guru seni tari sehingga guru kelaslah yang mengambil alih mata pelajaran seni budaya, bahkan materi tari sedangkan guru kelas tidak mampu untuk mengajarkan praktik karena tidak mampu menari dan memberi contoh kepada siswa, hal ini pula yang menyebabkan siswa kurang antusias untuk belajar tari. Selain itu, alokasi waktu pembelajaran untuk membelajarkan seni tari sangat kurang, sehingga dibutuhkan waktu di luar jam pelajaran untuk hasil yang lebih baik.. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motorik siswa melalui strategi Practice Rehearsal Pairs pada pembelajaran seni tari di Kelas IV SDN 1 Orawa Kabupaten Kolaka Timur. Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian yang dapat digunakan yaitu metode tes dan metode observasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas mengajar guru dengan menggunakan strategi PRP untuk mengembangkan kemampuan motorik siswa di SD Negeri 1 Orawa mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran pada setiap siklusnya. Hal ini dapat terlihat pada persentase nilai rata-rata efektivitas mengajar guru pada siklus I sebesar 75,00%. Selanjutnya persentase nilai rata-rata efektivitas mengajar guru pada siklus II mencapai nilai 97,50; (2) Aktivitas belajar siswa dengan menggunakan strategi PRP untuk pengembangan kemampuan motorik pada pembelajaran seni tari mondotambe di SD. Negeri 1 Orawa mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran pada setiap siklusnya. Pada siklus I, hanya memperoleh persentase nilai rata-rata 70,32%. Selanjutnya pada siklus II persentase nilai rata-rata siklus II meningkat sebesar 83,60%; dan (3) Penerapan strategi PRP pada pembelajaran seni tari mondotambe di kelas IV SD. Negeri 1 Orawa juga mampu mengembangkan kemampuan motorik siswa dilihat dari pra siklus yang hanya memperoleh nilai rata-rata 55,50 dengan persentase ketuntasan 0% (tidak ada siswa memperoleh nilai ≥70) dan mulai meningkat pada siklus I dengan Perolehan nilai rata-rata 65,33 dengan persentase ketuntasan 44,44% (8 siswa memperoleh nilai ≥70) serta terus meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 76,11 dengan persentase ketuntasan 88,89% (16 siswa memperoleh nilai ≥70).

Keyword: Anak Usia Dini; Karakter;, Seni Tari;


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpsb.v4i2.7826

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya have been indexed on: