SENI PERTUNJUKAN MANGARU PADA MASYARAKAT TALAGA RAYA

Azriyana; Zalili Sailan; La Ode Sahidin ibrahim

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menjabarkan sejarah mangaru pada masyarakat talaga raya (2) untuk menjabarkan makna gerak yang terdapat pada mangaru (3) untuk menjabarkan makna fungsi mangaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, tahap-tahap pelaksanakan memilki istilah alur tetap, mulai dari awal, tengah, dan akhir, alur maju yakni perkenalan yang berisi (a) perkenalan, di rangkaikan dengan pemberian hormat kepada lawan/musuh tanding. Gerak perkenalan di mulai dengan menundukan kepala ke bawah, lalu merekatkan tangan kedepan dan membuka lebar kaki memasang kuda-kuda. Hal ini memberikan pesan agar musuh dapat menyerang duluan. Terkait dengan semangat bahwa masyarakat talaga raya tidak suka mengangu orang lain, namun tidak akan mundur saat di serang (b) bagian tengah yang berisi pertikain yakni formasi bertahan membentuk lingkaran, baik untuk menyerang. Pada gerak kaki 2 langkah ke kanan dan ke kiri membentuk lingkaran mundur serang/bertahan. (c) akhir berisi penyelesaian, yang kedua pemain mengakhiri permainan dengan salaman dan menghormati kembali lawan pemain dan penonton. Kedua memiliki fungsi hiburan dan menjadi sebagai sarana pendidikan.

Keyword: Mangaru, Pertunjukan, Seni


Full Text:

21-26


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpsb.v5i1.12855

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pembelajaran Seni dan Budaya have been indexed on: