SINTESIS HEMATIT BERPORI DARI PASIR BESI DENGAN METODE HIDROTERMAL SEBAGAI BAHAN ELEKTRODA BATERAI Li – ION

Sartini Tini

Abstract


Sintesis hematit berpori dari pasir besi dengan metode hidrotermal sebagai bahan elektroda baterai Li-Ion telah berhasil dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh partikel hematit berpori melalui penambahan H3BO3 dan mengetahui nilai arus dan potensial oksidasi-reduksi terbaik pada elektroda hematit hasil sintesis. Sintesis dilakukan dengan cara mencampurkan pasir besi dengan HCl sebagai pelarut dan NH4OH sebagai pengendap serta H3BO3 sebagai agen pembentuk pori. Proses hidrotermal dilakukan dengan alat microwave kemudian dilakukan kalsinasi pada suhu 500°C. Sampel hasil sintesis dikarakterisasi dengan SEM-EDX diperoleh bahwa sampel hasil sintesis murni mengandung unsur Fe dan O serta terbentuknya pori pada hematit hasil sintesis dengan ukuran partikel 2×103 sampai 3,2×103 nm. Karakterisasi dengan BET diperoleh luas permukaan hematit dengan penambahan H3BO3 0,1 M sebesar 78,351 m²/g dan diameter pori 10,034 nm. Semakin besar penambahan konsentrasi H3BO3 maka luas permukaan hematit akan semakin besar sehingga ukuran partikel akan semakin kecil. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan kristal hematit yang dihitung dengan metode Williamson-Hall berukuran antara 2×104 sampai 2,05×104 nm dan karakterisasi dengan VSM menunjukkan hematit hasil sintesis memiliki magnetisasi jenuh sebesar 45,2 emu/g, medan koervisitas sebesar 0,013 Tesla dan nilai remanen sebesar 22 emu/g yang mengidentifikasikan bahwa hematit pada penelitian ini bersifat feromagnetik. Hasil pengujian elektroda hematit dengan metode voltametri siklik diperoleh bahwa elektroda hematit dengan penambahan H3BO3 0,3 M dalam larutan elektrolit H2SO4 0,07 M merupakan hasil pengujian elektroda terbaik dengan nilai potensial oksidasi-reduksi masing-masing berkisar 0,5 V dan 0,4 V.

 

Kata kunci : Pasir besi, hematit (α-Fe2O3), elektroda,  baterai Li-Ion


Full Text:

DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.