ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Etny Sirenden, Muh. Rafiy, Irmawatty Paula Tamburaka

Abstract


Kemiskinan dipandang sebagai kondisi di mana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki atau perempuan, tidak terpenuhi hak-hak dasarnya secara layak untuk menempuh dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Cara pandang kemiskinan ini beranjak dari pendekatan berbasis hak yang mengakui bahwa masyarakat miskin mempunyai hak-hak dasar yang sama dengan anggota masyarakat lainnya.

 Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, upah minimum, pengangguran dan inflasi terhadap jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di Prov. Sulawesi Tenggara dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk time series dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2015.Variabel yang digunakan meliputi Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Inflasi dan Pengangguran. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Ordinary Least Square (OLS), dengan menggunakan alat analisis regresi linear berganda dan diolah menggunakan SPSS 16.0.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin; (2) upah minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin; (3) pengangguran berpengaruh positif tidak signifikan terhadap jumlah penduduk miskin; dan (4) inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Sulawesi Tenggara

           

Kata Kunci    :    Jumlah Penduduk Miskin, pertumbuhan ekonomi, Upah Minimum, pengangguran, inflasi


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpep.v2i1.8100

Refbacks

  • There are currently no refbacks.