ANALISIS INTERAKSI SPASIAL KETENAGAKERJAAN ANTAR KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Marhum Marhum, Muhammad Syarif, Yohanes Boni, Zainudin Saenong, Rostin Rostin

Abstract


Studi ini bertujuan untuk  mengetahui dan menganalisis interaksi spasial pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara, dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi interaksi spasial pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Indeks Moran’s  dan Skalogram.

                Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengggara dan sekitarnya terindikasi adanya keterkaitan dalam perkembangan ketenagakerjaan, Artinya suatu wilayah Kabupaten/Kota tidak berdiri sendiri dalam menyerap tenagakerja, tetapi dipengaruhi oleh tenagakerja yang ada di wilayah sekitarnya. (2) Kelengkapan fasilitas yang dimiliki oleh setiap wilayah Kabupaten/Kota belum sepenuhnya mampu berpengaruh terhadap interaksi spasial pertumbuhan ekonomi antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sedangkan kelengkapan fasilitas yang dimiliki setiap wilayah Kabupaten/Kota sudah berpengaruh terhadap interaksi spasial ketenagakerjaan antar Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Tenggara.

 

Kata Kunci: Interaksi Spasial, Ketenagakerjaan, Indeks Morans

 


Full Text:

PDF

References


Dgatiningsih, Dan Eko Sutrisno, 2015. Kependudukan Dan Ketenagakerjaan, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Institut Pemerintahan Dalam Negeri Fakultas Manajemen Pemerintahan Jatinangor

Ermawati, 2010. Analisis Pusat Pertumbuhan Ekonomi Pada Tingkat Kecamatan Di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Skripsi, Fakultas Ekonomi. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Surakarta

Heryanti, 2014. Interaksi Spasial Perekonomian dan Ketenagakerjaan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah

Igatama, P, 2017. Contoh Interaksi Keruangan anatar wilayah di Indonesia, Diambil kembali dari www. scribd. com

Leni Kurnia Optari, 2021. Analisis Interaksi Spasial Terhadap Penentuan Pusat Pertumbuhan Pada Pengembangan Wilayah Kabupaten Asahan, Jurnal, Proceeding Seminar Nasional & Call For Papers, Issn Online: 2654-6590

Maryati, K., & Suryawati, J. 2013. Sosiologi Kelompok Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Erlangga

Murdani, M. 2015, juni 25. Geografi XII (Pola Keruangan Desa-Kota). Diambil kembali dari Kompasiana: www.kompasiana.com

Mulyadi S, 2014. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Murti Sumarni & John Suprihanto. 2014. Pengantar Bisnis Dasar-Dasar Ekonomi Perusahaan, Liberty, Yogyakarta

Rustiadi, Ernan, Dkk. 2011. “Perencanaan dan Pengembangan Wilayah”, Yayasan Pustaka Obor Rakyat, Jakarta

Romzi, Kurniasari, Yuniarti. 2011. Analisis Dampak Spasial pada Peramalan Perekonomian dan Ketengakerjaan. Badan Pusat Statistika, Jakarta

Sasya Danastri, 2011. Analisis Penetapan Pusat-Pusat Pertumbuhan Baru Di Kecamatan Harjamukti, Cirebon Selatan, Rogram Sarjana Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro, Semarang

Suchaini, Udin. 2013. Industrial District Fenomena Aglomerasi dan Karakteristik Lokasi Industri, Dapur Buku, Jakarta

Sukirno, Sadono. 2011. Makro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga, Rajawali Pers, Jakarta

Tarigan, Robinson. 2012. Ekonomi Regional. Edisi Keenam, Bumi Aksara, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33772/jpep.v7i2.26441

Refbacks

  • There are currently no refbacks.