KEBERTAHANAN KOSAKATA KELADANGAN BAHASA CIACIA DIALEK WABULA PADA ANAK USIA REMAJA DI DESA MATANAUWE KECAMATAN SIOTAPINA KABUPATEN BUTON

La Rodi, La Yani, La Ino

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebertahanan kosakata keladangan Bahasa Ciacia Dialek Wabula pada anak usia remaja di Desa Matanauwe serta kelompok kosakata yang memiliki tingkat kebertahanan tinggi.. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif didukung analisis kuantitatif.Hasil penelitian menunjukan pengetahuan usia remaja di Desa Matanauwe terhadap kosakata Keladangan Bahasa Ciacia Dialek Wabula yakni menunjukan bahwa dari 200 kosakata keladangan yang dijadikan objek penelitian diajukan terhadap 50 responden maka dapat dihasilkan data bahwa 35 kosakata (17,5%) masih digunakan dan diketahui oleh seluruh responden (100%),. Sedangkan persentase pengetahuan terkecil didapatkan hasil bahwa 1 kosakata (0,5%) diketahui dan digunakan oleh 9 responden (18%). Tingkat kebertahanan kelompok kosakata keladangan tertinggi diduduki oleh kelompok kosakata tumbuh-tumbuhan di lingkungan keladangan. Faktor yang mempengaruhi kebertahanan kosakata keladanagan Bahasa Ciacia Dialek Wabula di Desa Matanauwe adalah: 1) faktor alam yang meliputi: kondisi alam Desa matanauwe, dan kondisi geografis Desa Matanauwe, 2) faktor sosial yang meliputi: sumber penghidupan masyarakat, dan kesetiaan berbahasa, dan 3) faktor ekonomi, yaitu masyarakat Desa Matanauwe bukan hanya petani yang berladang tetapi masyarakat yang memiliki pekerjaan dan berprofesi lain tetap berladang untuk membantu menunjang kebutuhan ekonomi keluarganya. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakbertahanan kosakata keladanagan Bahasa Ciacia Dialek Wabula di Desa Matanauwe adalah faktor sosial yang meliputi: kurang partisipasi berbahasa daerah, kurangnya proses transfer dari generasi tua ke generasi muda, dominasi penggunaan Bahasa Indonesia, dan media elektronik.

 

Kata Kunci: Kosakata; Bahasa Ciacia; Dialek Wabula


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.