ANALISIS PERILAKU SANITASI LINGKUNGAN PADA PENGGUNAAN JAMBAN MASYARAKAT SUKU BAJO DI WILAYAH PESISIR DESA TANJUNG PINANG KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2018

Candra Kirana, Suhadi Suhadi, Yasnani Yasnani

Abstract


Data menunjukan bahwa penduduk Sulawesi Tenggara menggunakan sarana jamban jenis leher angsa sebesar
49%. Kemudian sebanyak 69% penduduk telah memiliki dan menggunakan sarana jamban namun belum
memenuhi syarat. Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat adalah desa yang mayoritas
masyarakatnya Suku Bajo yang merupakan masyarakat dengan karakteristik pesisir, yang masih membuang tinja
ditempat terbuka. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Perilaku Sanitasi Lingkungan pada Penggunaan Jamban
Masyarakat Suku Bajo. Metode Penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan peneliatian cross
sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Tanjung Pinang yang berjumlah
318 Kepala Keluarga dengan sampel sebanyak 177 responden. Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada hubungan
pengetahuan terhadap penggunaan jamban (nilai p value = 0,294), tidak ada hubungan peran petugas
kesehatan terhadap penggunaan jamban (nilai p value = 0,893), tidak ada hubungan penghasilan terhadap
penggunaan jamban (nilai p value = 0, 486), ada hubungan kepemilikan jamban terhadap penggunaan jamban
(nilai p value = 0,006). Kesimpulan menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara variabel pengetahuan, peran
petugas kesehatan dan penghasilan terhadap penggunaan jamban, kemudian ada hubungan variabel
kepemilikan jamban terhadap penggunaan jamban. Diharapkan kepada seluruh masyarakat Suku Bajo Desa
Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi agar memperhatikan masalah sanitasi lingkungan, kemudian evaluasi
program penyuluhan masyarakat pesisir mengenai pemanfaatan jamban sehat.
Kata Kunci : Sanitasi Lingkungan, Jamban, Suku Bajo


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.37887/jimkesmas.v4i2.7603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VISITORS