ANALISIS DAMPAK KEPADATAN LALAT, SANITASI LINGKUNGAN DAN PERSONAL HIGIENE TERHADAP KEJADIAN DEMAM TIFOID DI PEMUKIMAN UPTD RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) KOTA KENDARI TAHUN 2017

Yunita Lestari, Fifi Nirmala, La Ode Ahmad Saktiansyah

Abstract


Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella
thypi. Dari hasil catatan Puskesmas Poasia Kota Kendari terdapat 354 kasus pada tahun 2016. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepadatan lalat, sanitasi lingkungan, jarak pemukiman dengan
RPH dan personal higiene terhadap kejadian demam tifoid di wilayah pemukiam RPH Kota Kendari. Penelitian
ini menggunakan rancangan penelitian analitik dengan menggunakan metode case control. Responden pada
penelitian ini berjumlah 40 orang kelompok kasus dan 40 orang kelompok kontrol. Metode pengambilan data
dilakukan dengan observasi dan kuesioner. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi -square dengan tingkat
kemaknaan 95%. Hasil penelitian menjelaskan bahwa determinan yang berhubungan dengan kejadian demam
tifoid adalah kepadatan lalat dengan nilai (P=0,035, OR= 3,116, CI 95% = 1,184–8,200); dan Jarak Perumahan
dengan nilai (P=0,020, OR= 3,444, CI 95% = 1,310–9,058). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah
sanitasi perumahan atau lingkungan dengan nilai (P= 1.000); dan personal higiene dengan nilai (P = 1.000).
Kesimpulan dari hasil penelitian ini dapat kita simpulkan bahwa ada hubungan antara kepadatan lalat dan
jarak perumahan dengan kejadian demam tifoid, sedangkan sanitasi perumahan dan personal hygiene tidak
ada hubungannya dengan kejadian demam tifoid.

Kata Kunci : Tifoid, Kepadatan Lalat, Jarak Perumahan,Sanitasi Perumahan, Personal higiene, Rumah
Pemotongan Hewan (RPH).


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.37887/jimkesmas.v2i6.2947

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VISITORS